Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pegiat Femen protes telanjang dada di masjid Stockholm

Pegiat Femen protes telanjang dada di masjid Stockholm Femen di masjid Stockholm. ©AFP

Merdeka.com - Tiga pegiat feminis Femen kemarin menggelar protes telanjang dada di dalam masjid di Ibu Kota Stockholm, Swedia, sebelum akhirnya digiring polisi.

Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Ahad (30/6), ketiga perempuan itu menerobos masuk ke dalam masjid dan membuka jaket hitam mereka. Di tubuh mereka terlihat tulisan "Jangan ada syariah di Mesir dan di dunia" dan "Tubuhku adalah milikku, bukan untuk kehormatan orang lain."

Mereka juga berteriak "Bebaskan Perempuan", "Jangan ada Syariah" dan "Jangan ada penindasan"

Ketika mereka masuk masjid itu sedang kosong dan hanya ada dua pegawai dan sejumlah wartawan yang diberitahu akan ada protes itu.

Pegawai masjid kemudian melapor polisi dan mereka pun akhirnya ditangkap. Mereka tidak menjelaskan kenapa mereka menggelar aksi itu di masjid yang kosong.

"Mereka ditangkap atas tuduhan pelanggaran perilaku," kata Komandan Polisi Jonas Svalin.

Ketiga perempuan itu dilaporkan berasal dari Mesir, Tunisia, dan Swedia.

Kelompok Femen yang didirikan pada 2008 di Ukraina merupakan kumpulan pegiat feminis radikal yang biasa dikenal dengan demo telanjang dada. Mereka menentang pelecehan terhadap perempuan dan institusi keagamaan. (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP