Merdeka.com tersedia di Google Play


Pavel Sukhoi, si cerdas yang kagum pesawat

Reporter : Yacob Billi Octa | Minggu, 13 Mei 2012 11:01


Pavel Sukhoi, si cerdas yang kagum pesawat
Sukhoi superjet 100. merdeka.com/jetphotos.net

Merdeka.com - Sukhoi, boleh jadi terpukul oleh peristiwa jatuhnya pesawat Superjet 100 di Gunung Salak. Tetapi, industri penerbangan Rusia itu akan terus berjuang memantapkan diri di antara nama-nama besar seperti Boeing dan Airbus.

Sukhoi sebagai industri pesawat bermula dari kekaguman bocah Pavel Sukhoi terhadap kemampuan manusia yang bisa terbang. "Saya berjalan dengan teman sepulang dari gimnasium. Tiba-tiba ada pesawat di atas kita. Itu sungguh luar biasa! Bukan burung, tetapi manusia terbang di atas kita," kata Pavel Sukhoi pada masa-masa sekolah kurun 1905-1914.

Nama lengkapnya Pavel Osipovich Sukhoi. Lahir pada 22 Juli 1895, dia anak seorang guru di Vitebsk, dulu masuk wilayah Uni Soviet, sekarang bagian Belarusia.

Bermula dari menonton pesawat terbang itulah muncul ketertarikan Sukhoi kecil pada pesawat. Selepas sekolah menengah, Sukhoi masuk fakultas fisika dan matematika di Moscow Technical School, sekarang Bauman Moscow State Technical University (BMSTU).

Selama Perang Dunia II, dia menjadi tentara tetapi mundur karena alasan kesehatan. Kembali ke kampus, dia lulus 1925.

Bakat dan kecerdasannya sangat menonjol hingga diketahui oleh Andrey Tupolev, pioner industri penerbangan Rusia. Skripsinya soal mesin pesawat di bawah bimbingan langsung Tupolev. Kelar kuliah, Sukhoi remaja kerja di TsAGI (The Central Aero Hydrodynamic Institute), saat itu paling terdepan dalam pengembangan pesawat di Rusia. Tugas pertamanya adalah gabung dalam kelompok yang mengembangkan pesawat pembom TB-1 and TB-3.

Selama tahun 1930-an dia terus bekerja bersama Tupolev mengembangkan pesawat dengan daya jelajah tinggi seperti ANT-25 dan pesawat pembom ANT-37 serta BB-1.

Titik baliknya dimulai pada 29 Juli 1939 ketika diserahi membuat biro desain dan konstruksi pesawat sendiri. Tugas pertamanya adalah pengembangan pesawat BB-1 yang kemudian menjadi Su-2, model pertama yang kemudian akan diikuti oleh puluhan model pesawat lain hasil biro desain Sukhoi.

Lebih dari 50 konstruksi dan desain pesawat dihasilkan Pavel Sukhoi. Termasuk di antaranya jet tempur Su-24, the Su-25 dan Su-27 Flanker. Sebanyak 2.000 jet tempur Sukhoi dikirim ke berbagai negara termasuk digunakan pula oleh TNI AU.

Sukhoi Superjet 100 adalah pesawat Sukhoi pertama untuk penerbangan sipil. Pesawat ini diperkenalkan Agustus 2009 pada pameran penerbangan di Moskow. Sudah banyak pemesan dari berbagai negara termasuk Indonesia.

Atas berbagai jasanya, Sukhoi dianugerahi gelar pahlawan. Dia meninggal pada 15 September 1975. Namanya diabadikan sebagai nama jalan di Moskow. Selain tentu, terus diabadikan pada nama pesawat-pesawat produksi biro desain dan konstruksinya.

[war]


Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Pesawat Jatuh, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Pesawat Jatuh.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Indonesia salah satu penyumbang besar penduduk miskin dunia
  • Ahok pilih bangun gedung sekolah baru ketimbang renovasi
  • Petugas JIS dicek darah buat cari pengidap penyakit kelamin
  • KPU akan lakukan pemungutan suara ulang hingga 23 April
  • TK JIS ditutup Kemendikbud, kepala sekolah minta maaf
  • Lewat kuasa hukum, 2 pelaku pencabulan siswa TK JIS minta maaf
  • 8 Karakteristik orang yang lahir bulan April
  • AirAsia target angkut 9,6 juta penumpang pada 2014
  • Pose shirtless, Jared Leto siap bikin iri banyak pria
  • Kemenangan Fahrur Razi anggota DPD RI asal Aceh digoyang
  • SHOW MORE