Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Paus Benediktus dukung demo anti-aborsi

Paus Benediktus dukung demo anti-aborsi Paus Benediktus XVI. © TopNews.in

Merdeka.com - Pemimpin tertinggi gereja Katolik Roma Paus Benediktus XVI mendukung ratusan ribu pengunjuk rasa berdemonstrasi kemarin di Ibu Kota Washington DC, Amerika Serikat, memprotes 40 tahun peristiwa Mahkamah Agung meloloskan aturan pembolehan aborsi di Negeri Paman Sam itu.

Kelompok menamakan diri March for Life yang berunjuk rasa di depan gedung Mahkamah Agung itu mengklaim sekitar 400 ribu pendemo berkumpul di tengah cuaca dingin saat itu.

Stasiun televisi Aljazeera melaporkan, Sabtu (26/1), dukungan Paus itu dia sampaikan melalui akun Twitternya @Pontifex. "Saya mendukung demonstrasi itu dan berdoa supaya para pemimpin politik mau melindungi bayi belum lahir dan menyokong budaya kehidupan," kicau Paus pada Jumat pagi.

Peringatan 40 tahun aturan yang dikenal dengan Roe versus Wade itu jatuh pada Selasa lalu. Namun lantaran ada acara pelantikan Presiden Barack Hussein Obama pada hari yang sama maka unjuk rasa itu diundur tiga hari.

Menurut aturan disahkan Mahkamah Agung Amerika itu aborsi merupakan tindakan pribadi antara seorang perempuan dengan dokternya.

Aturan disahkan 1973 itu bagi para pendukung aborsi dianggap sebagai terobosan baru bagi kaum hawa. Namun para pendukung anti-aborsi yang didukung Gereja Katolik Roma dan gereja konservatif lainnya menentang aturan itu.

"Menjadi kaum pendukung kehidupan itu normal. Aborsi itu bentuk pelanggaran hak asasi," kata Presiden March of Life Jeanne Monahan.

Dia mengutip survei dilakukan lembaga Gallup baru-baru ini yang menyebutkan sekitar 50 persen perempuan menentang aborsi dan 41 persen lainnya mendukung. Angka itu turun sebanyak 56 persen dari survei pada 1995. (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP