Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pasca-dirudal AS, pangkalan udara Suriah beroperasi lagi

Pasca-dirudal AS, pangkalan udara Suriah beroperasi lagi Serangan rudal as ke pangkalan militer Suriah. ©2017 SYRIAN TV via Reuters TV

Merdeka.com - Usai diserang dengan senjata rudal Tomahawk oleh Amerika Serikat (AS), pangkalan udara Suriah kembali beroperasi. Hal tersebut diungkapkan oleh Gubernur Provinsi Homs, Talal Barazi.

"Pangkalan udara sudah beroperasi kembali. Ini adalah tahap pertama," ungkap Barazi, seperti dilansir dari laman Reuters, Senin (10/4).

"Pesawat-pesawat telah diterbangkan dari sana," tambahnya.

Menurut keterangan salah satu tentara di sana, serangan tersebut menyebabkan kerusakan yang cukup parah di wilayah pangkalan udara militer.

Seperti diketahui, serangan yang diperintahkan oleh Presiden AS Donald Trump tersebut dilakukan sebagai balasan atas serangan senjata kimia yang dituding dilakukan pemerintah Suriah hingga menewaskan puluhan orang di mana di antaranya adalah anak-anak.

Meski demikian, pemerintah Suriah membantah telah melakukan serangan dengan senjata kimia. Mereka menyatakan bahwa serangan senjata kimia itu dilakukan oleh pemberontak.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP