Pasangan Polisi yang Berjaga Saat Pendukung Trump Serbu Gedung Capitol Dipecat
Merdeka.com - Dua petugas polisi yang berjaga saat pendukung mantan Presiden Donald Trump menyerbu gedung parlemen atau US Capitol di Washington DC pada 6 Januari dipecat. Sebelumnya pasangan suami istri ini sebelumnya dibebastugaskan.
Alexander Everett dan Caitlin Everett, pasangan suami istri dari Seattle, dipecat menyusul rekomendasi penyelidikan atas serangan tersebut.
Mereka disebut masuk tanpa izin ke area terlarang dan berdiri di saat terjadi penyerbuan. Sedikitnya 535 perusuh telah ditangkap sejak serangan yang menewaskan lima orang itu.
Dilansir BBC, Minggu (8/8), keputusan untuk memecat dua petugas polisi ini diambil kepala kepolisian sementara Seattle, Adrian Diaz, pada Jumat.
Menurut penyelidikan, kedua petugas ini meremehkan tindakan mereka di Washington DC. Diaz mengatakan sikap penegak hukum yang seperti itu tidak bisa ditoleransi.
Pasangan ini menghadiri unjuk rasa pro-Trump yang berlangsung sebelum para perusuh menyerbu Capitol. Mereka mengatakan mereka berada cukup jauh dan tidak melihat penyerbuan.
Bulan lalu, beberapa petugas polisi yang berjaga di gedung Capitol bersaksi di depan komite Kongres yang menyelidiki serangan tersebut.
Salah seorang petugas, Aquilino Gonell, mengatakan dia takut bakal dikeroyok para perusuh. Petugas lainnya, Harry Dunn, yang seorang kulit hitam mengatakan dia mengalami pelecehan rasial.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya