Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Parlemen Filipina kabulkan permohonan Duterte perpanjang darurat militer di Mindanao

Parlemen Filipina kabulkan permohonan Duterte perpanjang darurat militer di Mindanao Duterte pegang senapan AK-47. ©2017 Malacanang Presidential Photo/Handout via REUTERS

Merdeka.com - Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat Filipina menyetujui permohonan Presiden Rodrigo Duterte untuk memperpanjang kondisi darurat militer di Mindanao selama setahun. Duterte beralasan perpanjangan itu untuk memerangi militan Islam dan pemberontak sayap kiri di Mindanao.

"Permohonan untuk memperpanjang pengumuman darurat militer dengan ini disetujui," kata Ketua DPR Pantaleon Alvarez setelah pemungutan suara yang disetujui 240 anggota dan 27 suara penolakan, seperti dilansir dari AFP, Rabu (13/12).

Pada Mei lalu Duterte memberlakukan darurat militer setelah militan bersenjata merebut Kota Marawi di Mindanao selatan. Menurut konstitusi darurat militer hanya dibatasi 60 hari.

Namun, pada Juli Kongres mengizinkan Duterte memperpanjang darurat militer sampai akhir 2017.

Duterte menyatakan Marawi berhasil dibebaskan pada Oktober, setelah selama lima bulan dibantu militer AS.

Dua hari lalu Duterte memperingatkan para militan yang melarikan diri kini kembali berkelompok. Dia juga memperingatkan para militan itu siap melancarkan aksi teror.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP