Parlemen Ethiopia pilih presiden perempuan pertama
Merdeka.com - Anggota parlemen Ethiopia memilih presiden baru untuk negara tersebut. Sahle-Work Zewde kini telah ditetapkan sebagai presiden perempuan pertama di negara tersebut menggantikan Mulatu Teshome yang menempati jabatan tersebut sebelumnya.
Teshome menyatakan mundur dari jabatannya melalui surat pengunduran diri yang dia kirimkan kemarin. Teshome yang sudah menjabat menjadi presiden sejak 2013 lalu dikenal sebagai sosok demoktratis yang membawa pemerintahan Ethiopia menjadi lebih inklusif.
Namun, terjadi pergolakan politik selama Teshome menjabat sebagai presiden. Dia pun mengundurkan diri setelah Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed melakukan reshuffle kabinet pekan lalu. Setelah menerima surat pengunduran diri Teshome, legislatif Ethiopia langsung menggelar rapat.
Dilansir dari laman BBC, Kamis (25/10), Sahle-Work akan dilantik untuk posisinya seminggu setelah PM Abiy menunjuk kabinet baru. Kini hampir separuh kabinet Ethiopia diisi oleh perempuan.
Sahle-Work adalah seorang diplomat berpengalaman yang baru-baru ini memegang posisi di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dalam pidato penerimaannya, Sahle-Work berbicara tentang pentingnya menjaga perdamaian.
(mdk/ias)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya