Para pemimpin muslim dunia kecam aksi bom di Madinah
Merdeka.com - Umat muslim dunia mengecam keras serangan bom bunuh diri di parkiran dekat Masjid Nabawi, di Madinah, Arab Saudi. Masjid Nabawi adalah salah satu situ suci umat Islam dunia.
Para pemimpin dunia yang beragama muslim juga mengecam tindakan tidak manusiawi ini. Presiden Indonesia Joko Widodo, dan Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif mengutuk keras tindakan teror tersebut.
"Tidak ada garis merah lagi untuk para teroris melakukan aksinya. Baik Sunni maupun Syiah bisa saja menjadi korban, kecuali kita berdiri bersama menjadi satu melawan teroris," ujar Menlu Iran tersebut dalam akun Twitter @JZarif, seperti dikutip dari Aljazeera, Rabu (6/7).
Begitu pula dengan Presiden Jokowi. Dalam akun Twitter @jokowi, disebutkan teror tidak dapat dibenarkan. Presiden Jokowi meminta masyarakat dunia untuk tetap tenang namun waspada pada segala bentuk teror.
"Aksi teror, di manapun, atas nama apapun, tidak dapat dibenarkan. Masyarakat harap tenang tapi tetap waspada -Jkw," cuitnya.
Senada dengan Presiden Jokowi, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak juga mengecam tindakan teror tersebut.
"Pagi ini, saya kembali terkejut menerima kabar adanya tiga serangan bom bunuh diri di Arab Saudi. Kami sangat mengutuk tindakan tidak manusiawi tersebut, khususnya serangan di dekat Masjid Nabi yang berada di kota suci Madinah. Ini bukanlah Islam," ucapnya dalam akun Twitter @NajibRazak.
Dunia berduka akibat serangan yang terjadi dalam sepekan terakhir. Seperti tak hentinya bom bunuh diri membombardir di wilayah yang justru banyak penduduk muslim.
Ratusan orang tewas akibat insiden sepekan terakhir. Tak hanya di Arab Saudi, beberapa negara muslim lain seperti Irak, Bangladesh, Malaysia dan Indonesia juga mendapat serangan bom bunuh diri dekat Hari Raya Idul Fitri. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya