Panti jompo di Jepang kebakaran, 11 orang tewas
Merdeka.com - Sebuah panti jompo terletak di kota Sapporo, pulau Hokkaido, sebelah utara Jepang terbakar pada Rabu (31/1) malam. Akibat insiden itu, 11 orang orang dilaporkan tewas sementara lima orang lain berhasil diselamatkan.
"Tiga dari korban selamat sudah dibawa ke rumah sakit namun beruntung kondisinya tidak mengancam jiwa. Saat ini kami masih mengidentifikasi korban tewas," kata polisi setempat, dikutip dari laman Reuters, Rabu (1/2).
Kobaran api melahap gedung bertingkat tiga yang dikelilingi salju itu. Hingga pagi, bangunan tersebut hanya tersisa puing-puing yang sudah menghitam. Saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran.
Fasilitas tersebut dikelola oleh sebuah organisasi Sapporo yang khusus bertugas membantu kesejahteraan warga lanjut usia di wilayah tersebut. Organisasi tersebut memberi bantuan pangan dan bantuan lain kepada warga di sana.
Para penyewa diwajibkan membayar USD 330 atau Rp 4,4 juta untuk satu tempat. Harga tersebut dinilai merupakan biaya sewa paling murah di Jepang.
Kebakaran melanda panti jompo bukan pertama kali terjadi di Jepang. Pada Maret 2010 lalu, rumah jompo di Sapporo kebakaran hingga menyebabkan tujuh lansia kehilangan nyawa.
Sebagaimana diketahui, Jepang merupakan negara dengan masyarakat yang paling cepat menua. Lebih dari 35 juta warga Jepang atau 27,8 persen dari jumlah populasi Jepang berusia 65 tahun ke atas.
(mdk/rzk)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya