Pamer pawai kelulusan, siswa sekolah intelijen Rusia dihukum
Merdeka.com - Puluhan siswa lulusan sekolah intelijen di Rusia dihukum di kawasan terpencil Siberia setelah mereka melakukan pawai kelulusan di jalanan Ibu Kota Moskow tiga pekan lalu.
Koran the Daily Mail melaporkan, Kamis (21/7), dalam pawai itu mereka berparade memakai mobil Mercedes hitam bergaya ala mafia. Para siswa lulusan sekolah intelijen FSB itu tentu saja memamerkan identitas mereka kepada publik, sesuatu yang diharamkan di dunia intelijen.
Setelah kejadian itu mereka diberi pilihan: dicabut status keanggotaannya di badan intelijen atau dihukum di Siberia. Hampir semua siswa itu mengambil pilihan kedua.

Sejumlah veteran anggota intelijen di masa Perang Dingin mengecam kelakuan siswa-siswa ingusan itu. Presiden Rusia Vladimir Putin yang pernah menjadi kepala sekolah FSB juga adalah mantan intelijen Rusia di masa Perang Dingin saat bertugas di Jerman Timur.
"Para lulusan FSB yang ikut berpawai dengan mobil akan dikirim ke kawasan terpencil Chukotka dan Kamchatka sebagai hukuman atas tindakan mereka," demikian laporan dari situs Life.ru setelah penyelidikan kasus ini diumumkan. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya