Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Palestina ingin kibarkan bendera di PBB saat kunjungan Paus

Palestina ingin kibarkan bendera di PBB saat kunjungan Paus Warga di Tepi Barat mengibarkan bendera Palestina. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Otoritas Palestina mengumumkan rencana mengibarkan bendera negaranya bersanding dengan bendera Vatikan di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Momen pengibarannya adalah saat Paus Fransiskus melawat ke Kota New York, Amerika Serikat, pada 25 September mendatang.

Rencana Palestina itu tercatat dalam dokumen yang didapatkan kantor berita Reuters, Rabu (26/8). Jika bendera mereka benar-benar dikibarkan, maka AS dan Israel bersiap mengajukan protes resmi. Sesuai aturan PBB, cuma negara anggota boleh mengibarkan bendera di markas besar.

Dari 193 negara di bawah naungan PBB, tinggal Vatikan dan Palestina yang berstatus negara pengamat non-anggota. Palestina merasa kedatangan Paus adalah momen paling tepat untuk mengibarkan bendera tanpa halangan. Awal tahun ini, Tahta Suci sudah mengkaui kedaulatan rakyat Tepi Barat dan Jalur Gaza. Jika Vatikan setuju, maka protes dari AS atau Israel setidaknya bisa dihiraukan.

markas besar pbb 001

Dalam pernyataan resminya, Vatikan menghormati keinginan Palestina mengibarkan bendera. Namun Tahta Suci keberatan bila negaranya jadi tameng untuk memuluskan agenda Otoritas Palestina itu.

"Tahta Suci tidak memiliki niat mendorong resolusi yang diajukan Otoritas Palestina yang dimaksud," tulis pernyataan resmi Vatikan.

Nyaris semua negara anggota PBB kini mengakui kedaulatan Palestina, kecuali AS dan Israel. Dua negara itu menyatakan bila administrasi Fatah atau Hamas dianggap pemerintahan sah, maka perundingan damai di kawasan konflik akan sulit dicapai. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP