Pakai cat kuku, perempuan Arab Saudi adu mulut dengan polisi
Merdeka.com - Perempuan Arab Saudi terlibat adu mulut dengan petugas polisi moral hanya karena dia terlihat menggunakan cat kuku dan berjalan di pusat perbelanjaan, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Sabtu (26/5).
Dalam rekaman video yang diunggah ke situs Youtube, terlihat perempuan yang tidak disebutkan identitasnya itu dikuntit oleh beberapa polisi moral dari Komisi untuk Promosi Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan (CPVPV).
Beberapa polisi moral berpakaian gamis putih dan sorban merah itu berupaya mengusir perempuan itu lantaran dia berjalan-jalan di keramaian dengan cat kuku masih basah. Sontak perempuan itu tidak terima dan mengatakan kalau hal itu bukan urusan mereka. "Pemerintah tidak mengirim Anda membuntuti saya. Tugas Anda hanya memberi saran dan pergi, bukan malah mempermalukan siapapun," kata perempuan itu.
Satu orang polisi moral berjubah hitam terlihat meladeni adu mulut dengan perempuan itu, seraya menyuruhnya keluar dari pusat perbelanjaan itu secepatnya. Perempuan itu tetap menolaknya sembari mengatakan kalau semua kejadian itu dia rekam menggunakan telepon selulernya.
Perempuan itu kemudian memanggil petugas keamanan pusat perbelanjaan dan meminta mereka bernegosiasi dengan beberapa polisi moral itu. Lalu perempuan itu mengancam mempublikasikan rekaman itu dengan cara mengunggahnya ke jejaring sosial Facebook dan Twitter.
Kini, penyelidikan terhadap aksi pengusiran perempuan di pusat perbelanjaan itu oleh beberapa polisi moral sedang berlangsung berdasarkan bukti rekaman video itu.
Polisi moral atau Mutawin memang diberi kuasa oleh Raja Abdullah penuh buat bertugas menegakkan syariah Islam. Pada 2002, regu itu terlibat kasus karena membiarkan 14 siswi sebuah sekolah tewas terbakar dengan alasan para gadis itu tidak mengenakan jilbab sesuai syariah. Bahkan mereka menyerang petugas pemadam kebakaran yang hendak menyelamatkan para siswi itu. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya