Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Paedofil asal Inggris ini terbang ke AS buat tiduri bocah laki-laki

Paedofil asal Inggris ini terbang ke AS buat tiduri bocah laki-laki Paul Charles Wilkins. ©2017 itv.com

Merdeka.com - Paul Charles Wilkins (70), seorang pensiunan asal Inggris, terbang ke Amerika Serikat (AS) hanya untuk wisata seks dengan anak laki-laki. Atas perbuatannya itu, dia divonis penjara selama 13 tahun.

Dilansir itv.com, Kamis (19/1), Wilkins dibekuk setelah aparat kepolisian setempat melakukan penyamaran saat dia tengah membayar sejumlah uang agar bisa meniduri bocah berusia sembilan tahun. Dia berencana menemui dua bocah lainnya yang berusia antara 10 dan 12 tahun.

Jaksa penuntut menyatakan, Wilkins juga mengelola grup online yang digunakan para paedofil dan terlibat dalam eksploitasi seks anak, sebelum berangkat ke AS, Januari 2016 lalu. Dia mengakui terbang ke AS setelah seorang pria menawarinya untuk berhubungan seks dengan dua bocah.

"Dia merupakan admin dalam grup online yang digunakan orang untuk mendiskusikan minat seksual terhadap anak-anak, dia terbang ke AS untuk meniduri dua bocah laki-laki, dan dia membuat janji dengan agen rahasia untuk meniduri bocah lainnya," ujar Jaksa Eileen Decker, selama sidang berlangsung.

Ternyata rencana itu buyar setelah Wilkins tidak menyadari lelaki yang menghubunginya adalah agen rahasia yang menyamar di grup itu. Bahkan, Wilkins telah membayar mereka sebanyak USD 250, atau sebesar Rp 3,3 juta, dengan harapan bisa meniduri bocah sembilan tahun di flat yang disewanya di Coachella Valley.

Dia dibekuk oleh petugas Imigrasi dan Investigasi Keamanan Dalam Negeri. Pemilik kewarganegaraan Inggris dan AS ini didakwa terbang ke AS bepergian dengan maksud untuk terlibat dalam perilaku seksual terlarang dan perdagangan seks anak, serta kepemilikan pornografi anak.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP