Otoritas Turki tangkap 20 tersangka terkait bom di Bandara Ataturk
Merdeka.com - Kepolisian Istambul dan Izmir melancarkan serangkaian penyergapan menyusul insiden bom di Bandara Ataturk, Turki yang menewaskan hingga 41 korban jiwa dan 239 lainnya luka-luka. Serangan yang ini digadang sebagai ulah Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Berita terbaru melaporkan sekurangnya 20 orang tersangka telah diamankan, dugaan terhubung dengan insiden terkait, seperti dilansir dari laman Daily Sabah, Jumat (1/7).
"Otoritas merilis kewarganegaraan mereka. Satu dari pelaku bom bunuh diri diketahui berasal dari Dagestan, Rusia, dengan yang lainnya berasal dari Uzbekistan dan Kyrgyztan," sumber otoritas.
Polisi Izmir sendiri menangkap sedikitnya sembilan tersangka, setelah sebelumnya dua tersangka terduga ISIS berhasil ditembak mati militer Turki di perbatasan Suriah saat mereka mencoba menyeberang secara ilegal dan tidak peduli akan peringatan petugas untuk berhenti.
"Dugaan sementara mereka adalah orang Suriah, kelompok ISIS pendukung Abu Ali dan Mustafa Demir," terang militer Turki.
Teridentifikasi satu dari mereka bernama Muhammad Arab, dia adalah buronan intel Turki.
"Orang tersebut digadang juga sebagai tersangka di balik insiden sebelumnya, di Ankara dan Provinsi Adana Selatan."
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya