Otoritas Malaysia temukan kuburan massal korban perdagangan manusia
Merdeka.com - Pihak berwenang Malaysia dikejutkan dengan penemuan kuburan massal di tengah 17 kamp yang dulunya digunakan sebagai kamp para pengungsi. Diduga kuburan tersebut merupakan tempat peristirahatan terakhir para muslim Rohingya yang diselundupkan dan ditinggal para penyelundupnya.
"Kuburan ini diyakini menjadi bagian dari kegiatan perdagangan manusia yang melibatkan para migran," ujar Menteri Dalam Negeri Malaysia Zahid Hamidi, seperti dilansir dari surat kabar Daily Mail, Senin (25/5).
Zahid mengatakan, banyak tulang belulang yang ditemukan dalam makam massal tersebut. Dia juga menceritakan, satu lubang kubur diisi sekitar empat jenazah.
Rencananya, lokasi kuburan tersebut akan menjadi tempat penampungan sementara bagi para pengungsi Rohingya yang sekarang tengah menjadi pembicaraan dunia.
Awal bulan ini, polisi di Thailand juga menemukan kuburan massal yang diduga merupakan kuburan para korban penyelundupan manusia. Media lokal mengatakan, kuburan tersebut ditemukan di dua lokasi berbeda.
Di Provinsi Songkhla, sebanyak 33 mayat ditemukan awal bulan ini. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya