Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Obama sebut bom nuklir ISIS ancaman serius bagi dunia

Obama sebut bom nuklir ISIS ancaman serius bagi dunia Ilustrasi Nuklir. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat Barack Obama dengan tegas mengatakan jika kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) berhasil membuat bom nuklir, maka hal tersebut sangat membahayakan dunia. Tak hanya ISIS, dia merujuk pada seluruh kelompok teror di dunia.

Hal ini diungkapkan Obama dalam KTT Keamanan Nuklir Internasional yang diselenggarakan di Washington DC, Amerika Serikat. Obama juga mengungkapkan 'orang gila' seperti para teroris itu bisa saja seenaknya membunuh orang sebanyak yang mereka bisa jika berhasil membuat atau mendapatkan bom nuklir.

Karenanya, dia meminta semua negara pemilik nuklir untuk tidak memberikan atau menggunakan bom yang mereka miliki. Perdana Menteri Inggris David Cameron juga menyatakan bersedia memberikan bantuan kepada negara lain untuk memastikan teroris tidak bisa mendapatkan bahan radioaktif tersebut.

Dilansir dari the Independent, Sabtu (2/4), presiden kulit hitam pertama Negeri Paman Sam itu mengatakan sangat beresiko jika ISIS dan kelompok teror berbahaya lainnya membuat bom nuklir.

"Tidak ada keraguan jika mereka memiliki atau mendapatkan nuklir, maka mereka akan membunuh nyawa manusia sebanyak yang mereka mampu," ujar Obama.

Menurut Obama, militer AS melaporkan padanya jika ISIS saat ini sudah menggunakan senjata kimia, dan kelompok teror seperti al Qaidah juga sudah lama mencari bahan untuk membuat nuklir. Hal ini tentunya menjadi kekhawatiran tersendiri

Masalah keamanan pada infrastruktur nuklir juga sudah digaungkan beberapa kepala negara. Keamanan harus diperketat, mengingat adanya laporan dua pembom Brussels dinyatakan telah melakukan pengawasan terhadap rumah seorang pejabat keamanan nuklir di Belgia.

"Jadi jelas, keamanan bahan nuklir juga harus jadi salah satu prioritas untuk negara-negara yang memiliki program nuklir," lanjut Obama.

Kemajuan teknologi merupakan salah satu alat yang digunakan oleh para teroris. Hal ini terbukti dari ISIS menggunakan sosial media sebagai tempat perekrutan dan juga komunikasi mereka dengan dunia.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP