Obama bakal musnahkan sepertiga hulu ledak nuklir Amerika
Merdeka.com - Seorang pejabat senior Gedung Putih hari ini menyatakan Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama akan mengumumkan pengurangan senjata nuklir Negeri Adidaya itu jika Rusia setuju untuk melakukan hal yang sama, saat mengunjungi Ibu Kota Berlin, Jerman.
Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Rabu (19/6), tindakan itu bertujuan untuk memotong senjata nuklir Amerika hingga sepertiga di bawah tingkat yang disetujui dalam perjanjian terbaru dengan Rusia, yakni perjanjian 'Awal Baru'.
"Presiden juga akan menjelaskan tujuan pengurangan senjata nuklir Amerika dan Rusia di Eropa, serta berjanji bekerja sama dengan sekutu NATO untuk mengembangkan proposal yang dapat dieksplorasi dengan Rusia untuk mencapai tujuan ini," kata pejabat tidak disebutkan namanya itu.
Surat kabar the Washington Post menulis, kesepakatan bilateral ini turut mewakili komitmen baru untuk mengamankan materi nuklir di negara bekas Uni Soviet itu. Sementara Gedung Putih juga menggambarkan hal ini sebagai kerangka baru kerja sama untuk mengurangi ancaman.
"Hal ini, saya pikir, adalah sebuah contoh konstruktif hubungan kerja sama yang dapat menjauhkan pemikiran Perang Dingin, dan dengan bentuk kerja sama ini kita tidak hanya meningkatkan keamanan dan kemakmuran bagi rakyat Amerika dan Rusia, namun juga dapat membantu menciptakan dunia menjadi tempat yang lebih baik," ujar Obama, usai mengadakan pertemuan tertutup dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, dua hari lalu. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya