Normalisasi hubungan, Australia ingin buka konjen di Makassar
Merdeka.com - Pertemuan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bersama Menlu Australia Julie Bishop di Pertemuan Tingkat Menteri Luar Negeri (AMM) kemarin, menghasilkan satu perencanaan baru bagi Australia. Dari Bishop, Australia mengajukan surat perencanaan pembukaan konsulat jenderal di Makassar.
"Australia berencana membuka konsulat jenderal di Makassar," ujar Bishop seperti dikutip dari akun resmi Twitter Kementerian Luar Negeri Indonesia, @Portal_Kemlu_RI, semalam (5/8).
Rencana ini sudah secara resmi disampaikan Australia kepada pemerintah Indonesia melalui surat beberapa bulan lalu. Bahkan pada bulan lalu, Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson telah bertemu dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago membahas rencana ini.
Dalam kunjungannya ke kantor Bappenas, Dubes Grigson menyampaikan bantuan untuk membangun wilayah tertinggal di Indonesia. Salah satunya dengan membuka konsulat jenderal di Makassar.
“Konjen tersebut tidak hanya fokus pada bisnis tetapi juga mencakup perkembangan infrastruktur di Indonesia bagian timur,” tukas Dubes Paul, seperti dikutip dari situs resmi Bappenas.
Menlu Retno Marsudi menyempatkan bertemu dengan Menlu Julie Bishop disela-sela perhelatan Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN (AMM) di Kuala Lumpur, Rabu (5/8) malam waktu setempat. Dalam pertemuan singkat itu, kedua menteri mengatakan Indonesia dan Australia memiliki hubungan yang kuat.
Selain itu, nantinya akan direncanakan tiap bulannya para menteri Negeri Kanguru bertandang ke Indonesia bergantian sampai akhir tahun.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya