Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Noda para serdadu Amerika

Noda para serdadu Amerika Para taruna Akademi Militer West Point di Kota New York, Amerika Serikat, sedang mendengar pidato kelulusan. (Mike Groll/Associated Press)

Merdeka.com - Militer Amerika Serikat boleh jadi disegani saat ini. Walau tampak gagah dengan beberapa peralatan canggih di tangan tapi mereka membuat masyarakat antipati karena beberapa kelakuan tidak pantas.

Mungkin Anda masih ingat insiden saat Alquran dijadikan sasaran tembak atau dibakar oleh tentara Amerika Serikat di Afghanistan. Hal itu memicu amarah rakyat Afghanistan.

Serdadu Amerika juga kerap memperlakukan jenazah musuh dengan buruk. Seperti saat mereka berfoto sambil tertawa di depan mayat mujahid, atau saat mereka mengencingi pejuang Taliban yang tewas dalam baku tembak dan direkam dalam video.

Di Jepang, tepatnya di pangkalan Angkatan Laut Amerika di Okinawa, serdadu Negeri Paman Sam sempat terlibat kasus pemerkosaan terhadap gadis setempat. Diduga pelecehan seksual aparat militer terhadap warga sipil itu sering terjadi. Tetapi warga setempat takut melaporkannya lantaran posisi mereka lebih kuat.

Di penjara khusus Guantanamo dan Irak, prajurit Amerika kerap bertindak di luar batas terhadap para tahanan. Masih teringat beberapa tahun lalu foto-foto perlakuan keji para serdadu itu bocor ke publik. Ada yang menjadikan tahanan itu sebagai umpan kepada anjing penjaga dan dibiarkan menahan kesakitan digigit hingga hampir mati.

Belum lama ini, tepatnya April lalu, muncul laporan menyatakan prajurit Amerika diajari membenci Islam. Hal itu ditemukan dalam modul pembelajaran bagi perwira tingkat lanjut. Buru-buru Pentagon mengklarifikasi kabar itu dan menarik semua bahan ajar dari peredaran. (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP