Ngotot duduk di kelas utama, dosen China diusir polisi dari pesawat
Merdeka.com - Sebuah video menunjukkan seorang penumpang pesawat yang diamankan petugas lantaran tiba-tiba membuat keributan. Pria diketahui bernama Lu Yong ini rupanya seorang asisten profesor di Universitas Penn, Amerika Serikat.
Menurut laporan saksi mata yang berhasil ditemui Shanghaiist, pria ini tiba-tiba saja mengamuk, dia menarik apa saja yang dijangkaunya, menendang, dan berteriak-teriak. Dari keterangan petugas, dia sepertinya memiliki masalah dengan emosinya.
Awalnya, sebelum pesawat hendak berangkat, dia meminta kepada pramugari untuk pindah duduk ke kelas satu lantaran hendak melakukan perjalanan panjang ke New York. Sayangnya, permintaannya ditolak. Namun Lu tetap bersikeras untuk mengambil kursi kosong kelas satu di pesawat itu.
Pria ini ketahuan secara ilegal duduk di kursi kelas satu, dia pun diminta awak kabin untuk kembali ke tempatnya di kelas ekonomi. Dia mengikuti permintaan awak kabin, namun menyambar sebotol sampanye.
Dari situlah keributan mulai terjadi. Pilot pesawat bahkan sampai turun tangan dan menyuruh Lu keluar lantaran dia mengganggu. Lu menolak, dan mulai berteriak-teriak seperti kesurupan.
"Dia berteriak-teriak, menendang-nendang sampai akhirnya polisi datang," ujar salah satu penumpang, Selasa (8/12).
Polisi datang 30 menit kemudian dan langsung menyeret Lu keluar. Polisi mengatakan pria ini menderita gangguan kejiwaan.
Bahkan, saat hendak ditarik, Lu sampai diikat kaki dan tangannya dengan selotip. Polisi dibantu beberapa penumpang lain saat menggotong Lu keluar dari pesawat. Lantaran mengganggu, Lu bisa saja kena sanksi, maksimum tiga tahun penjara.
Video Lu mengamuk di pesawat menjadi viral. Asisten dosen ini menjadi artis Youtube lantaran bikin heboh di pesawat. Berikut video Lu mengamuk di pesawat yang diunggah penumpang United Airlines rute Shanghai-New York:
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya