Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ngaku tak sengaja, Taliban bantai 20 pelajar Pakistan

Ngaku tak sengaja, Taliban bantai 20 pelajar Pakistan Milisi Taliban di Pakistan. ©AFP

Merdeka.com - Setidaknya 20 murid tewas, disusul 35 cedera parah akibat serangan milisi Taliban ke komplek sekolah milik militer di Kota Peshawar, sebelah barat laut Pakistan. Hingga berita ini dilansir, Selasa (16/12), BBC melaporkan lebih dari 500 murid dan guru dari jenjang SD hingga SMA masih ditawan.

Beberapa jam setelah insiden, Juru bicara Taliban Umar Muhammad Khurasani membenarkan pihaknya mengirim enam militan. Mereka mengaku tak sengaja menghabisi para pelajar.

"Kami sudah memberi perintah untuk tidak melukai anak-anak dan hanya menyerang personil militer," ujarnya.

Khurasani menjelaskan, para militan itu sudah dilengkapi bom bunuh diri. Teror ini dilakukan, karena tentara Pakistan membunuh anggota mereka di wilayah kekuasaan Taliban Juni lalu. "Ini adalah serangan balasan atas serangan militer di Waziristan Utara," tuturnya.

Dari laporan seorang pejabat militer yang kini mengepung lokasi sekolah, pelaku teror berjumlah enam orang. Serangan ini sangat mengejutkan, karena para pelajar itu tengah mengikuti ujian akhir semester.

"Tiba-tiba terdengar tembakan, kemudian suasana kacau. Kami mendengar para murid dan guru berteriak," kata Jamshed Khan, salah satu sopir bus sekolah yang ada saat insiden serangan terjadi.

Militer Pakistan langsung menutup seluruh akses dari dan menuju komplek sekolah. Pengepungan masih berlangsung, sehingga dikhawatirkan korban terus meningkat. Korban tewas dan luka itu didasarkan dari temuan tentara yang berhasil menguasai sebagian gedung. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP