Ngaku pejuang Islam, petinggi Boko Haram tak bisa baca Quran
Merdeka.com - Salah satu pimpinan organisasi teroris Nigeria, Boko Haram, membuat pernyataan mengejutkan dalam video untuk pengikutnya. Pria bernama Bulama Modu itu mengaku tidak bisa membaca Al Quran serta tidak terlalu paham tata cara salat.
Situs express.co.uk melaporkan, Minggu (27/9), Modu menyampaikannya dalam sebuah pengajian di kalangan pejuang Boko Haram. Salah satu anggota mempertanyakan pengetahuan agama sang pemimpin militer mereka.
"Saya secara terbuka mengakui tidak terlalu paham bagaimana membaca Quran," ujarnya. Video kontroversial itu ditemukan pertama kali oleh kantor berita Turki, Anadolu.
Selanjutnya, ketika kembali ditanya perkara agama, Modu mengelak. Dia mengatakan ilmunya masih terlalu cetek. "Saya juga kurang tahu cara salat yang benar," cetusnya.
Boko Haram, secara harfiah artinya 'Menolak Pendidikan Barat', merupakan organisasi militan bertujuan mendirikan negara Islam di Nigeria. Modu merupakan pemimpin sayap militer untuk Provinsi Bulakuri, salah satu basis utama mereka.
Pola teror Boko Haram sangat sporadis. Pasukan mereka rajin menculik warga Kristen, khususnya pelajar SMP-SMA perempuan, lalu menjalankan praktik bumi hangus desa-desa yang dianggap tidak mendukung.
Sejak akhir tahun lalu, Pemimpin Boko Haram Abubakar Shekau menyatakan berbaiat pada ISIS. Organisasi ini mengklaim perpanjangan khilafah untuk wilayah tengah Benua Afrika.
Presiden Nigeria Muhammadu Buhari menyatakan pembasmian Boko Haram sebagai janji utama kampanyenya. Pemerintah Nigeria sejak bulan lalu mengirim lebih banyak tentara ke wilayah timur laut, basis Boko Haram.
Sejak terbentuk pada 2009, organisasi teroris itu telah membunuh 17 ribu warga sipil di sekitar Nigeria, kejahatan kemanusiaan paling serius di muka bumi saat ini.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya