Netizen Saling Ejek, Konflik China-India Masih Berlanjut di Media Sosial
Merdeka.com - Ketegangan di wilayah perbatasan antara India dan China bermula pada April lalu. Kedua pihak saling menuduh satu sama lain terkait pelanggaran batas di garis Kontrol Aktual (LAC). Pasukan dari kedua negara berjaga-jaga di sepanjang LAC di Ladakh. Warganet India dan China ikut terlibat perang kata-kata di media sosial.
Dikutip dari laman Sputnik News, Kamis (15/10), dalam beberapa bulan terakhir, media Global Times yang menjadi corong pemerintah China mengunggah beberapa video tentang Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) yang sedang latihan militer di daerah pegunungan sebagai bentuk pamer kekuatan tentara China.
Global Times mengunggah video tentara yang sedang berlatih bayonet dengan senjatanya. Video itu juga mengatakan ada 100 lebih tentara yang membentuk formasi “Phalanx” - formasi militer massal persegi panjang di Wilayah Otonomi Xinjiang Uygur, barat laut China.
Video itu pada akhirnya diejek oleh netizen India yang menyarankan agar tentara China bergabung dengan perusahaan sirkus.
Lalu juga dalam unggahan foto sebelumnya yang sempat viral tentang tentara China menangis di dalam bus, warganet India menyebut pasukan dari negara tetangga mereka itu layaknya seperti "tentara cokelat".
Terlepas dari beberapa kali pembicaraan diplomatik, sejauh ini tidak ada solusi konkret yang tercapai dari konflik India-China ini.
Reporter Magang: Farhan Hafizhan
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya