Netizen dunia berbagi solidaritas lewat tagar #PrayForPakistan
Merdeka.com - Orang-orang di seluruh dunia berbagi pesan solidaritas usai ledakan yang menewaskan sedikitnya 69 orang dan melukai 300 lainnya di sebuah taman bermain di Lahore, Pakistan. Pesan solidaritas tersebut tertuang dalam tanda pagar #PrayForPakistan yang menjadi topik penting di seluruh dunia.
"Siapapun yang membunuh orang tak berdosa, berarti dia membunuh kemanusiaannya. #PrayForPakistan," tulis akun @CamSnuggleBuddy di Twitter, seperti dilansir dari surat kabar Independent, Senin (28/3).
Para netizen saling berbagi solidaritas lewat gambar yang mereka unggah ke akun sosial medianya, seperti gambar bendera Pakistan, dan juga gambar tangan dari Menara Minar-e-Paristan yang mirip dengan Menara Eiffel di Paris.
Seorang petugas polisi senior mengatakan kepada Reuters, kebanyakan korban insiden bom ini adalah perempuan dan anak-anak.
"Mayoritas yang menjadi korban tewas dan luka bom bunuh diri ini adalah anak-anak dan perempuan," kata petugas senior yang tak disebutkan namanya tersebut.
Kelompok Taliban cabang Pakistan, Jamaat-e-Ahrar mengklaim bertanggung jawab atas bom bunuh diri yang terjadi di taman bermain Gulshan-e-Iqbal di Lahore. Mereka mengaku menargetkan umat kristiani yang merayakan Paskah, melalui juru bicaranya.
Hingga kini, Pakistan masih dicekam rasa takut yang mendalam.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon meminta pemerintah Pakistan untuk melindungi seluruh warganya, tanpa melihat apa agamanya.
"Pemerintah Pakistan harus berusaha maksimal menjalankan sejumlah langkah perlindungan terhadap semua individu, termasuk kaum minoritas," tutur Ban Ki-moon melalui pernyataan kantor Sekjen PBB.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya