Netanyahu dituding korupsi ongkos perjalanan negara
Merdeka.com - Pengawas resmi pemerintah Israel Joseph Shapira dalam laporan terbarunya mengungkap kejanggalan dalam laporan ongkos perjalanan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Dalam laporan itu disebutkan ada kemungkinan Bibi, panggilan akrab Netanyahu, membuat nota ganda dan memakai uang untuk kepentingan pribadi.
Diberitakan ABC News, Selasa (24/5), laporan itu menemukan rangkaian perjalanan luar negeri PM Netanyahu ketika dia masih menjadi menteri keuangan di antara tahun 2003 dan 2005. Di sana ditemukan penghimpunan dana oleh pendonor pihak swasta, yang berbau suap dan menimbulkan konflik kepentingan.
Laporan itu juga menyebut PM Netanyahu tidak melaporkan secara benar soal ongkos penerbangan El Al yang "bernota ganda" untuk negara dan badan swasta. Hal tersebut juga menjadi tudingan yang diarahkan kepada keluarga PM Netanyahu.
Menanggapi hal demikian, seorang pengacara PM Netanyahu jelas menyangkal. Dia menegaskan tidak ada kriminalitas dalam tindakan PM Netanyahu kala itu.
Tudingan keuangan diketahui bukan yang pertama bagi PM Netanyahu. Dia memang dikenal sebagai pemimpin bergaya hidup mewah. Gajinya kerap dibelanjakan untuk perawatan tempat tinggalnya di Yerusalem, atau pun hotel mewah di tepi pantai saat dia berlibur.
Pada 2003, terungkap anggaran belanja tahunan sebesar 10 ribu shekels atau setara dengan USD 2,565 (Rp 33,6 juta) hanya untuk pembelian es krim di rumahnya saja. Anggaran makan untuk anjing kesayangannya, Kaya, juga menjadi sorotan. Namun hal ini disangkalnya.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya