Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Negara Asia-Afrika diajak perkuat kerja sama terorisme

Negara Asia-Afrika diajak perkuat kerja sama terorisme Museum KAA di Bandung. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Momentum napak tilas 60 tahun Konferensi Asia Afrika di Bandung, menurut pemerintah bisa menyatukan kembali kekuatan utama dua benua itu.

Direktur Kerja Sama Teknik Kementerian Luar Negri Indonesia, Siti Mauludiah, menegaskan jika potensi kekuatan antara dua kawasan harus diperkuat karena potensi dunia kini terpusat pada Asia dan Afrika.

"Kita Indonesia mempunyai banyak potensi sebagai negara ASEAN, dan ini menjadi kebijakan yang akan melihat diri kita sendiri dalam bergerak maju bersama," ucapnya dalam forum diplomatik Radio Republik Indonesia, Jakarta (15/4).

Pada Forum Diplomatik yang bertemakan "Strengthening South-South Cooperation to Promote World Peace and Prosperity", turut hadir sederet duta besar seperti dubes Mesir, India, Palestina, dan Tunisia.

Dubes Tunisia Mourad Belhassen untuk Indonesia, menilai bahwa sebagai bagian dari kekuatan Asia-Afrika perlu adanya kesempatan untuk sebuah revolusi rezim demokrasi.

"Tidak mudah dalam menyamakan persepsi demokrasi, kesetaraan hak dan dukungan bidang ekonomi adalah hal penting, belum lagi ancaman terorisme," ungkapnya.

Baha el-Deen Dessouki, Dubes Mesir untuk Indonesia, juga menyatakan dukungannya. Dengan Asia-Afrika menjadi tonggaknya, dia mengungkapkan jika persatuan antara dua benua yang penuh dengan sumer daya alam ini dapat berperan aktif dalam partisipasinya memperkuat dunia internasional.

Disamping itu, Dubes India untuk Indonesia, Gujrit Singht, mengatakan negaranya memiliki 200 program yang siap terintegrasi dengan program anggota Konferens Asia-Afrika. Misalnya upaya memerangi terorisme, pencucian uang, dan perdagangan manusia demi memperkuat dunia, khususnya Asia dan Afrika. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP