Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Narablog ini dipenggal sebab kritik radikal Islam

Narablog ini dipenggal sebab kritik radikal Islam Nazimuddin Samad. ©the guardian

Merdeka.com - Narablog asal Bangladesh bernama Nazimuddin Samad dipenggal pria bersenjata parang kemarin malam.

Pria 28 tahun itu dikenal kerap melontarkan kritik terhadap kelompok berpaham radikal Islam melalui media sosial Facebook.

Menurut polisi, malam itu dia baru pulang dari kampusnya di Dhaka. Ada tiga hingga empat orang bersenjata pistol dan parang. Dia ditembak dan setelah jatuh dipenggal dengan parang.

Saksi mengatakan mendengar para penyerangkan meneriakkan kata-kata "Allahu Akbar" sembari kabur.

"Dia memang cukup vokal menyuarakan ketidakadilan dan mendukung kaum sekuler," ujar Imran H Sarker rekan Samad di kelompok Jaringan Aktivis Daring (BOAN).

Sehari sebelum dibunuh dia menyerukan paham sekuler dan mengkritik radikal Islam di Facebooknya, kata temannya kepada koran Dhaka Tribune.

"Evolusi itu kebenaran ilmiah. Agama dan ras adalah ciptaan manusia yang keji dan tidak berperadaban," kata dia di Facebooknya.

Polisi mengatakan ada sejumlah bukti para penyerang Samad telah mengawasi dan mengikuti dia selama beberapa waktu. Diduga dia sudah masuk dalam daftar target dari para penyerangnya.

Setelah dia dibunuh, ratusan mahasiswa dari Universitas Jagannath, tempat dia kuliah, berunjuk rasa turun ke jalan menuntut pelaku ditangkap dan dihukum setimpal.

Dalam setahun terakhir peristiwa serupa sudah beberapa kali terjadi di Bangladesh.

Tahun lalu kelompok militan membunuh lima penulis sekuler, termasuk seorang pegiat keturunan Amerika-Bangladesh.

Kelompok militan Ansarullah Bangla Team mengaku bertanggung jawab atas sejumlah serangan itu.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP