Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Najib Razak marah warganya dilarang keluar dari Korea Utara

Najib Razak marah warganya dilarang keluar dari Korea Utara Najib Razak. reuters.com

Merdeka.com - Warga Malaysia dilarang meninggalkan Korea Utara, hal ini menyebabkan pemerintah Negeri Jiran marah besar. Perdana Menteri Malaysia Najib Razak bahkan mengecam keras tindakan Korea Utara tersebut.

Menurut Najib, tindakan Korea Utara secara otomatis menjadikan warga Malaysia sandera. "Tentu saja hal ini melanggar segala hukum internasional dan norma diplomatik," ujar Najib, dikutip dari pernyataan kantor perdana menteri, Selasa (7/3).

Najib mengatakan, Malaysia sebagai negara yang cinta damai selalu menjaga hubungan baik dengan semua negara. Meski demikian, imbuhnya, Negeri Jiran selalu memprioritaskan menjaga warga negara mereka.

"Kami memang negara yang cinta damai dan berkomitmen menjaga hubungan baik dengan semua negara, namun kami juga memprioritaskan keselamatan warga kami. Kami tidak akan takut mengambil semua langkah yang dibutuhkan jika mereka (Korea Utara) mengancam," seru Najib.

Najib menyebutkan dia harus menghadiri rapat darurat dengan Dewan Keamanan Nasional. Dia juga mengaku sudah memberi arahan kepada Inspektur Jenderal Kepolisian Malaysia untuk melarang warga Korea Utara meninggalkan negaranya.

"Saya sudah menginstruksikan kepada Inspektur Jenderal Kepolisian untuk melarang semua warga Korea Utara di Malaysia untuk meninggalkan negara itu. Semua akan berlangsung sampai kami mendapat kepastian warga kami aman dan terjaga di Korea Utara," tandasnya.

Kami, tutur Najib, berharap mendapatkan solusi kembali untuk kedua negara. Dia juga berjanji akan menelepon pemimpin Korea Utara untuk membahas masalah ini, agar warganya di Korut bisa segera meninggalkan negara itu.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP