Nabi palsu ini suruh pengikutnya makan ular hidup-hidup
Merdeka.com - Seorang pendeta di Afrika Selatan bernama Penuel Mnguni, 27 tahun, menyuruh para pengikutnya makan ular hidup-hidup sebagai bukti keimanan mereka.
Ketika ditangkap polisi atas tuduhan penganiayaan hewan, Mnguni juga mengaku dirinya sebagai Nabi Penuel.
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Selasa (21/7), kelompok penyayang binatang melaporkan Mnguni ke polisi setelah melihat foto-foto para pengikut dia memakan ular langka yang dilindungi.
Dalam khutbah kepada para pengikutnya, Mnguni mengutip ayat Alkitab sambil mengatakan kepada para pengikutnya ular itu rasanya seperti cokelat.
Dalam salah satu foto yang beredar, Mnguni terlihat sedang memperagakan 'keajaiban' dengan menjadikan seorang pengikutnya kuda yang bisa ditunggangi di punggung. Selain itu dia juga menyuruh seorang gadis memakan rambut seorang pengikutnya.
Pada gambar lain dia terlihat menyuruh seorang jemaatnya memakan kain berwarna ungu.
Para pengikutnya menyebut Menguni punya kekuatan untuk membuat jemaatnya kerasukan dan menjadikan mereka kuda yang bisa ditunggangi atau menjadikan ular berasa cokelat.
Kelompok penyayang binatang SPCA mengatakan Mnguni ketahuan menangkap ular langka yang dilindungi di semak-semak dekat sebuah gereja di sebelah utara Pretoria.
"Dia banyak melakukan pelanggaran, baik dengan jemaatnya dan ular-ular itu," kata pejabat SPCA Andrew Kekana.
"Foto-foto itu jadi alat bukti pelanggaran kepemilikan ular yang dilindungi dan penganiayaan terhadap mereka."
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya