Myanmar Tangkap 93 Warga Rohingya di Kapal yang Akan Pergi ke Malaysia
Merdeka.com - Pejabat Myanmar kemarin mengatakan aparat menangkap sebuah kapal yang membawa 93 orang Rohingya yang melarikan diri dari kamp penampungan di Negara Bagian Rakhine barat untuk menuju ke Malaysia.
Itu adalah kapal ketiga dengan tujuan Malaysia yang ditangkap oleh Myanmar sejak bulan lalu.
Peningkatan kuantitas kapal yang ditangkap, beserta orang Rohingya yang ada di dalamnya, memicu kekhawatiran tentang gelombang baru eksodus kelompok etnis itu via laut.
Moe Zaw Latt, pejabat tinggi di Dawei, sebuah kota pantai di Myanmar selatan, mengatakan, awal proses penangkapan terjadi ketika nelayan melaporkan kapal "mencurigakan" kepada pihak berwenang.
Angkatan Laut Myanmar menghentikan kapal yang dimaksud pada hari Minggu 25 November dan menahan 93 orang di dalamnya. Otoritas mengatakan mereka datang dari kamp penampungan Thae Chaung di ibu kota negara bagian Rakhine, Sittwe.
"Mereka mengatakan mereka melarikan diri dari kamp dan bermaksud pergi ke Malaysia," kata Moe Zaw Latt, menambahkan pihak berwenang sedang mempersiapkan untuk mengirim mereka kembali ke Sittwe pada hari Selasa 27 November.
Foto-foto di media sosial menunjukkan polisi berdiri di dekat penumpang --banyak dari mereka wanita berjilbab dan anak-anak-- yang berkerumun di dek kapal.
Perahu itu menyerupai kapal yang biasanya digunakan Rohingya untuk melarikan diri dari kondisi apartheid di negara bagian Rakhine, di mana pergerakan dan akses mereka ke layanan publik sangat dibatasi.
Reporter: Rizki Akbar Hasan
Sumber: Liputan6.com
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya