Myanmar gelar pemilu paling adil sepanjang sejarah
Merdeka.com - Myanmar hari ini, Minggu (8/11), menggelar pemilihan umum paling bersejarah. Pasalnya pemilu parlemen kali ini disebut-sebut yang paling adil dan bersih sepanjang sejarah.
Stasiun televisi Channel News Asia melaporkan, lebih dari 30 juta pemilih memadati tempat pemungutan suara di Myanmar. Masing-masing pemilih akan mencoblos satu dari 6.000 kandidat yang berasal dari 93 partai politik.
Para kandidat ini akan memperebutkan 1.142 kursi di parlemen nasional, regional, dan di pemerintahan negara yang dulu bernama Burma ini. Dua partai terbesar Myanmar yang ikut pemilu ini, Partai Persatuan Solidaritas dan Pembangunan (USDP) dan oposisi Liga Nasional untuk Demokrasi pimpinan Aung San Suu Kyi.
Dari prediksi yang beredar luas di masyarakat, Partai pimpinan Aung San Suu Kyi yang akan menang. Pasalnya pemimpin partai oposisi ini juga merupakan peraih Nobel Perdamaian, dia juga telah menarik banyak simpati rakyat.
"Kepopuleran Suu Kyi akan menjadi faktor penentu dalam pemilu nanti," ujar Christian Lewis, pengamat Asia Tenggara dari Eurasia Group.
Aung San Suu Kyi sendiri dilaporkan telah datang ke tempat pemilihan untuk memberikan haknya. Dia datang pada pukul enam pagi waktu setempat, di Kota Bahan di Yangon.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya