Mursi dan Shafiq resmi maju ke putaran dua pemilu Mesir
Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum Mesir mengumumkan hasil resmi penghitungan suara yang tidak jauh berbeda dari hitung cepat. Calon presiden Ikhwanul Muslimin Muhammad Mursi dipastikan maju ke putaran kedua menghadapi mantan perdana menteri Ahmad Shafiq.
BBC melaporkan, Senin (28/5), Ketua Komisi Pemilihan Faruq Sultan membacakan hasil penghitungan suara. Mursi mendapat 5,76 juta suara menjadi kandidat nomor satu. Shafiq yang dibenci kelompok reformis menduduki peringkat kedua dengan raihan 5,5 juta suara.
Tingkat partisipasi pada pemilihan presiden pekan lalu mencapai 46 persen, turun dari pemilihan parlemen akhir tahun lalu yang diikuti 60 persen warga Mesir, dari keseluruhan 50 juta pemilih terdaftar. Putaran kedua terpaksa digelar karena tidak ada calon presiden yang mendapat lebih dari 50 persen suara.
Pengumuman ini otomatis mematahkan harapan calon presiden nomor tiga, Hamdin Sabbahi yang sempat menuding ada kecurangan. Kandidat dari kubu sosialis ini menuding ada perintah terorganisir pada Kementerian Dalam Negeri buat mencoblos 900 ribu surat suara supaya Safiq lolos ke putaran kedua.
Sultan menilai ada beberapa indikasi pelanggaran, namun tidak signifikan. "Beberapa temuan itu tidak mempengaruhi hasil putaran pertama," ujar Sultan.
Putaran kedua pemilihan presiden digelar pada 16-17 Juni mendatang. Bila calon Ikhwanul Muslimin menang, Mesir menyusul Maroko, Tunisia, dan Libya yang dikuasai kelompok Islam setelah Revolusi Arab merebak tahun lalu.
Pemilihan ini menandai transisi kekuasaan sebenarnya ke pihak sipil setelah junta militer memerintah setelah Mubarak digulingkan Februari tahun lalu. Sejak itu, parlemen mengubah aturan kepresidenan. Pihak legislatif membatasi periode jabatan menjadi empat tahun dan hanya boleh dipilih dua kali berturut-turut. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya