Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mubarak kritis, sempat dinyatakan meninggal

Mubarak kritis, sempat dinyatakan meninggal Mantan Presiden Mesir Husni Mubarak terbaring di rumah sakit penjara Tora, Kairo. (english.alarabiya.net)

Merdeka.com - Kondisi kesehatan mantan Presiden Mesir Husni Mubarak memburuk tadi malam di ruang perawatan penjara. Sipir melarikan dia ke rumah sakit militer. Dia sempat dinyatakan meninggal dan bertahan menggunakan alat bantu.

Kantor berita Mesir MENA melaporkan, Rabu (20/6), sempat muncul dua kabar berbeda tentang kondisi Mubarak. Pihak penjara menyatakan pria 84 tahun itu menderita stroke dan telah meninggal. Belakangan dini hari tadi, juru bicara Kementerian Dalam Negeri memastikan mantan diktator ini masih hidup, tapi dalam kondisi kritis.

Husni Mubarak dihukum seumur hidup karena memerintahkan pembunuhan 900 pengunjuk rasa saat demonstrasi Februari tahun lalu. Dia juga didakwa terlibat korupsi, meski dinyatakan tidak bersalah.

Sejak dibui akhir bulan lalu di Penjara Tora, Ibu Kota Kairo, Mubarak mengalami beberapa masalah kesehatan, seperti darah tinggi, kesulitan bernafas, dan detak jantung tak beraturan. Tim pengacara dan keluarga telah meminta presiden tiga dekade ini dipindah ke rumah sakit militer di kawasan Maadi, Kairo.

Mubarak kritis menjelang pergantian kekuasaan di Mesir. Rakyat Negeri Piramida itu baru saja menggelar pemilihan umum langsung pertama sepanjang sejarah.

Calon kubu Islam Muhammad Mursi hampir pasti terpilih dengan 52 persen dukungan. Lawannya, mantan perdana menteri era Mubarak, Ahmad Safiq, menolak mengaku kalah dan menyebut dirinya unggul.

                (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP