Mohamed Mohamud, buronan Kenya paling dicari saat ini
Merdeka.com - Mantan guru di Kenya kini jadi orang paling dicari di negara Afrika itu. Mohamed Mohamud disebut-sebut jadi orang paling bertanggung jawab atas tindakan penyerangan yang membunuh 147 masih di Universitas Garissa.
Pemerintah Kenya bahkan sampai melakukan sayembara kepada siapapun yang memiliki kepala guru itu akan diberikan uang tunai sebesar Rp 2,8 miliar.
Tindak terorisme di Universitas Garissa yang dilakukan kelompok teroris Al Shabab, rupanya atas perintah Mohamud. Penyerangan itu merupakan yang paling mematikan, setelah pemboman kedutaan Amerika pada 1998 lalu.
Mohamud merupakan warga negara Kenya keturunan Somalia. Pria dengan tiga orang istri ini, diperkirakan masih berusia 40 tahunan.
Dia telah dikaitkan dengan sejumlah serangan di Kenya. Seperti dikutip dari The Guardian, dia dinyatakan bertanggung jawab atas serangan di pusat perbelanjaan Westgate, Kenya yang menewaskan 67 orang pada 2013 lalu.

Dia belajar teknik di Universitas Jomo Kenyatta pada awal 90'an sebelum bekerja untuk amal yang berbasis di Saudi. Kemudian dia menjadi kepala sekolah di sebuah sekolah Islam pada 1997 hingga 2000, dan kini memimpin kelompok Al Shabab di Kenya.
"Dia menjadi sangat peka sehingga tersinggung oleh kegiatan kontra terorisme di Universitas Garissa dan dia kemudian merencanakan penyerangan ini," kata sebuah sumber keamanan Kenya, seperti dilansir dari Daily mail, Sabtu (4/4).
Dalam serangan kali ini, sekitar lima orang berhasil ditemukan. Empat di antaranya tewas lantaran bom bunuh diri. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya