Mobil otomatis Uber tabrak pejalanan kaki di Arizona
Merdeka.com - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Tempe, Arizona pada Minggu (18/3), dikabarkan tabrakan melibatkan sebuah mobil otomatis milik Uber dan wanita pejalanan kaki hingga tewas. Ini menandai kematian pertama yang melibatkan kendaraan berteknologi self-driving, yang jadi tonggak perkembangan industri otomotif masa depan.
Akibat peristiwa ini, perusahaan jasa transpasi Uber menangguhkan uji coba kendaraan otomatis tersebut di wilayah Arizona, Pittsburgh dan Toronto.
Awalnya Uber bekerja sama dengan Alphabet Inc dan General Motors Co mengembangkan teknologi ini untuk mengurangi jumlah korban jiwa jika terjadi kecelakaan. Namun apa yang terjadi justru fatal. kendaraan robot ini justru menabrak pejalan kaki.
"Kecelakaan tragis ini menjadi contoh, mengapa kita harus sangat berhati-hati untuk menguji dan menerapkan teknologi kendaraan otomatis di jalan umum," kata anggota Komite Transportasi dari Partai Demokrat, Edward Markey, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (20/3).
Pada saat peristiwa itu terjadi, korban yang bernama Elaine Herzberg (49) sedang menuntun sepedanya ketika mobil melintas di sisi utara jalan Curry Road, di situlah kecelakaan tak terhindarkan. Korban kemudian di bawa ke rumah sakit terdekat, di mana akhirnya tewas akibat luka.
Polisi mengatakan mobil SUV Volvo XC90 itu berada dalam mode otonom dengan operator yang masih berada di belakang kemudi.
Kepala Polisi Tempe Sylvia Moir mengatakan, "Jika melihat CCTV yang ada pada kendaraan, sangat jelas bahwa akan sulit untuk menghindari tabrakan ini dalam mode apapun (otonom atau konvensional)," ujarnya.
(mdk/frh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya