Mobil Karavan Terjebak Lumpur, Keluarga Australia Terdampar Empat Hari di Pedalaman
Merdeka.com - Sebuah keluarga berhasil diselamatkan dari pedalaman terpencil Australia Selatan setelah terdampar selama empat hari saat mobil karavan mereka terjebak dalam lumpur.
Dilansir dari laman BBC, Rabu (17/11), Lindsey dan Ori Zavros serta anak-anak mereka, Zoe dan Zane, terjebak setelah hujan lebat sekitar 150 kilometer dari Oodnadatta, kota terdekat.
Mereka meminta bantuan Jumat lalu namun diberi tahu penyelamatan darat bisa memakan waktu berminggu-minggu karena banjir di daerah itu.
Dengan perkiraan suhu yang sangat panas, sebuah helikopter penyelamat dikirim kemarin.
"Keluarga itu diterbangkan ke Coober Pedy untuk bermalam dan mereka kemudian akan mengatur perjalanan mereka sendiri lebih lanjut," jelas pernyataan polisi Australia Selatan.
Awal pekan ini, tim penyelamat menjatuhkan logistik darurat- termasuk air dan telepon satelit - dari udara. Keluarga itu juga memiliki beberapa persediaan di dalam van.
“Kami senang - sangat senang - mereka akhirnya akan diselamatkan," kata ibu Zavros, Theo, kepada ABC News sehari sebelum mereka diselamatkan.
Suhu diperkirakan mencapai 38 derajat Celcius di daerah itu dalam beberapa hari mendatang.
Keluarga itu, dari Perth, telah berkeliling Australia dengan campervan mereka sejak November tahun lalu dan mencatat perjalanan mereka di Instagram.
"Kami sedang menuju pedalaman sekarang untuk menandai tempat lain di daftar lokasi tujuan kami," tulis mereka baru-baru ini di media sosial.
Van mereka yang terjebak akan ditinggalkan di lokasi, kata media lokal.
Reporter Magang: Ramel Maulynda Rachma
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya