Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mirip Indonesia, di China dana haji juga dikorupsi

Mirip Indonesia, di China dana haji juga dikorupsi Umat muslim di China dari etnis Uighur. (c) REUTERS/Stringer

Merdeka.com - Bukan hanya di Indonesia saja penyelenggaraan ibadah haji dikorupsi pejabat. Di China sebanyak 32 pejabat dikenai sanksi karena menerima suap, nepotisme atau pelanggaran lain dalam urusan ibadah haji.

Menurut surat kabar pemerintah dan komisi di Partai Komunis, pemerintah China selama ini memberikan layanan pengurusan ibadah haji bagi warga muslim Uighur di Provinsi Xinjiang, seperti dilansir Arab News, Kamis (15/1).

Komisi Disiplin Xinjiang dalam pernyataannya kemarin mengatakan para pejabat pemerintah dan anggota partai menyalahgunakan kekuasaan mereka untuk mengambil keuntungan penyelenggaraan ibadah haji. Mereka, misalnya, memilih siapa saja yang harus didahulukan berangkat haji ketimbang warga lain, termasuk wali kota dan kepala polisi setempat.

Ke-32 pejabat yang dihukum itu kebanyakan berasal dari wilayah Kizilu, dekat perbatasan Kyrgyzstan. Mereka dihukum karena dianggap melanggar disiplin, menyalahgunakan kekuasaan, lalai, dan mengambil keuntungan dari penyelenggaraan haji.

Koran China Daily dalam situsnya hari ini mengatakan sejumlah pejabat mengatur siapa saja yang bisa berangkat haji padahal orang itu belum memenuhi syarat. Para pejabat itu juga dituding menerima suap. Beberapa bahkan mempersingkat waktu antrean bagi para kerabatnya.

Saat ini diperkirakan ada 22 juta warga muslim di Negeri Tirai Bambu. Tahun lalu sebanyak 14 ribu warga berangkat haji melalui layanan pemerintah. Seperti di Indonesia, warga yang ingin berangkat haji di China juga harus menunggu giliran karena daftar antrean cukup panjang.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP