Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Raja Thailand tunjuk panglima tentara jadi kepala junta militer

Raja Thailand tunjuk panglima tentara jadi kepala junta militer Jenderal Prayuth Chan-ocha. haaretz.com

Merdeka.com - Raja Thailand secara resmi telah menunjuk panglima angkatan bersenjata sebagai kepala junta militer baru, menyusul kudeta di negara dilanda konflik itu.

"Untuk memulihkan perdamaian dan ketertiban di negara ini dan demi persatuan, raja menunjuk Jenderal Prayut Chan-ocha sebagai kepala Dewan Nasional Ketentraman dan Ketertiban (NCPO) untuk menjalankan negara," demikian perintah kerajaan yang dipantau  AFP pada hari ini, seperti dilansir situs Asia One, Senin (26/5).

Prayut dikatakan telah memperingatkan istana bahwa insiden kekerasan di Ibu Kota Bangkok dan bagian lain di negara itu cenderung menyebar dan dapat membahayakan keamanan nasional.

Prayut, yang diasumsikan mendapat kewenangan luas atas bangsa di Asia Tenggara itu sejak merebut kekuasaan pada pekan lalu, telah disahkan sebagai pemimpin rezim pada sebuah upacara di Bangkok pada hari ini.

"Saya memberikan sumpah saya bahwa saya akan melakukan tugas-tugas saya dengan penuh kejujuran," kata panglima militer itu kepada wartawan setelah upacara tersebut.

"Kami berharap bahwa masalah akan diselesaikan segera sehingga kita dapat kembali ke sistem demokrasi yang tepat," lanjut dia.

Monarki yang dipimpin oleh raja dihormati tapi tengah sakit, Raja Bhumibol Adulyadej, 86 tahun, mendapat penghormatan besar di antara banyak warga Thailand.

Dukungan dari dirinya secara tradisional telah menjadi langkah kunci dalam melegitimasi kudeta militer berulang yang terjadi di Thailand, di mana kini terlihat sudah ada 19 kudeta yang sebenarnya atau percobaan sejak 1932.

Raja, yang belum membuat pernyataan publik tentang kudeta, diyakini tidak hadir di upacara tertutup itu. (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP