Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Militer Israel dan Hamas terlibat perang sengit, dua warga Palestina tewas

Militer Israel dan Hamas terlibat perang sengit, dua warga Palestina tewas Konflik Israel-Palestina. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Pasukan militer Israel mengerahkan serangan udara terbesar sejak perang 2014 ke Gaza kemarin. Sebagai balasan, Hamas Palestina pun menembakkan sejumlah roket ke wilayah Israel sepanjang hari.

Akibat serangan itu, dua orang warga Palestina dilaporkan tewas, sementara empat warga Israel terluka. Selain memakan korban, serangan ini juga menghancurkan berbagai bangunan di Israel seperti sinagog Sderot dan beberapa rumah.

"Rumah-rumah penuh dengan asap dan pecahan kaca. Ada darah di mana-mana, beberapa benda meledak mulai dari televisi sampai akuarium," kata seorang anggota militer, Aharon Buchris, dikutip dari New York Times, Minggu (15/7).

Aksi saling balas tembak ini dilakukan menyusul kematian seorang remaja Palestina pada Jumat (13/7). Dia tewas saat mengikuti demonstrasi di perbatasan Gaza dan Israel.

Aksi unjuk rasa ini memang dilakukan tiap pekan secara berkala sejak akhir Maret lalu. Sedikitnya 137 warga Palestina telah tewas akibat terlibat bentrokan dengan pasukan militer Israel.

Israel menuding para pengunjuk rasa menggunakan benda-benda mudah terbakar untuk menyerang mereka. Pasukan militer pun membalas serangan itu dengan mengerahkan peluru kepada pengunjuk rasa.

Sejumlah pihak mengecam aksi kekerasan yang dilakukan oleh pasukan militer Israel terhadap warga Palestina. Namun Israel berdalih bahwa tindakan balasan itu dilakukan sebagai bentuk pertahanan diri.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP