Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Militan ISIS mengaku takut pada tentara Israel

Militan ISIS mengaku takut pada tentara Israel Militan ISIS berpawai di Kota Mosul, Irak. ©AFP PHOTO

Merdeka.com - Jurnalis asal Jerman, Jurgen Todenhofer, belum lama pulang dari kawasan Irak yang dikuasai Negara Islam Irak dan Syam (ISIS). Dia berhasil mengumpulkan data dan tinggal bersama para militan khilafah selama setengah tahun terakhir.

Fakta paling menarik yang ditemukan Todenhofer adalah persepsi para militan terhadap tantangan paling berat untuk menguasai kawasan. Dibanding berperang melawan pasukan koalisi Amerika Serikat, Prancis, atau Rusia, anggota ISIS rata-rata mengaku takut pada militer Israel.

"Dari beberapa militan yang saya temui, beberapa mengatakan yakin bisa melawan tentara AS dan Inggris di darat. Tapi seandainya musuhnya tentara Israel, mereka agak gentar karena tahu Israel berpengalaman menghadapi taktik gerilya dan terorisme," kata Todenhofer seperti dilansir the Jerusalem Post, Selasa (29/12).

Todenhofer pun agak meragukan pesan Khalifah ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi, yang mengancam menyerang Israel. Para militan di lapangan tidak sesemangat itu berhadapan dengan tentara Zionis.

"Mereka bilang pada saya, Israel adalah bahaya yang nyata, sebagian ada yang mengatakan strategi ISIS saat ini belum bisa mengimbangi kekuatan militer Israel," kata jurnalis 75 tahun yang sedang menggarap buku soal ISIS itu.

ISIS dan Israel tidak pernah terlibat kontak senjata sekalipun di Timur Tengah. Dokumen Kementerian Pertahanan Israel secara tegas mengatakan ISIS tidak lebih berbahaya dibanding Hamas di Jalur Gaza.

Pekan lalu, sang pemimpin tertinggi ISIS meluncurkan rekaman video berisi ancaman pada Israel. "Semakin hari kami semakin dekat dengan kalian. Jangan dikira kami melupakan kalian," ujar Baghdadi.

"Wahai kaum Yahudi, kalian tidak akan nyaman di Palestina. Allah sudah mengumpulkan kalian di Palestina supaya kaum mujahidin bisa segera menyerang kalian dan kalian akan bersembunyi di balik batu dan pepohonan. Palestina akan jadi kuburan kalian," imbuh Baghdadi.

Dalam rekaman itu sang khalifah mengatakan serangan udara dari pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat dan Rusia telah gagal melemahkan ISIS. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP