Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

MILF setuju beri bantuan kemanusiaan dan selamatkan warga Marawi

MILF setuju beri bantuan kemanusiaan dan selamatkan warga Marawi Konflik di Marawi. ©Reuters/Erik De Castro

Merdeka.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah bertemu dengan para pemimpin Front Pembebasan Islam Moro (MILF) Senin lalu. Pertemuan ini dimaksudkan untuk membahas pertempuran antara militan Maute dengan pasukan pemerintah di Kota Marawi.

Lewat situs resmi MILF, Luwaran, kelompok tersebut mengatakan ketuanya Murad Ebrahim menyambut baik gagasan presiden. Duterte meminta kelompok ini untuk membantu pemerintah membebaskan warga yang terjebak di tengah pertempuran Kota Marawi. Mereka juga diminta memberikan bantuan kemanusiaan bagi warga sipil.

"Modalitas kerja sama akan dibentuk antara Pemerintah Filipina dengan MILF," ujar kelompok itu, seperti dilansir dari laman Inquirer, Rabu (31/5).

MILF menambahkan Komite Koordinasi Penghentian Permusuhan (PKS) akan digunakan untuk merencanakan dan memberikan bantuan kemanusiaan. Komite ini dibentuk untuk menerapkan pemberian bantuan secara aman ke daerah konflik.

Selain itu, dalam pertemuan dua pihak ini, Duterte meyakinkan jika darurat militer tidak berlaku bagi para anggota MILF.

"Presiden juga meyakinkan para pemimpin MILF jika darurat militer tidak berlaku bagi MILF, MNLF atau NPA. Darurat militer hanya untuk memadamkan pemberontakan kelompok Maute dan teroris terinspirasi ISIS lainnya," sambung mereka.

Selain antara Duterte dan pemimpin MILF, pertemuan di Davao itu juga dihadiri Kepala Staf Militer Filipina (AFP) Eduardo Ano. Panglima AFP ini ditunjuk presiden sebagai administrator darurat militer.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP