Michelle Obama: Perempuan bisa jadi presiden Amerika
Merdeka.com - Ibu Negara Amerika Serikat Michelle Obama yakin suatu hari perempuan bisa menjadi presiden di negara adikuasa itu. "Saya mengatakan hal itu kepada anak perempuan saya. Wanita dapat melakukan yang mereka suka," kata Michelle seperti dilansir situs www.politico.com, Jumat (1/6). Dia menambahkan tidak ada yang membatasi perempuan menyelesaikan sesuatu.
Dalam rekaman video tanya jawab itu, istri Presiden Barack Hussein Obama ini berharap kaum perempuan tetap terlibat dan terus belajar dalam proses politik.
Meski begitu, Michelle mengaku tidak berminat terjun ke politik. Baik itu di Senat atau bidang lain, setelah dia tidak menjabat sebagai ibu negara lagi. Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara di acara The View yang ditayangkan stasiun televisi ABC baru-baru ini.
Michelle memuji kiprah para perempuan yang mengabdi pada pemerintah Amerika Serikat, termasuk Menteri Luar Negeri Hillary Clinton dan tiga hakim di Mahkamah Agung Amerika. Dua dari pemutus perkara itu dipilih Obama.
Di usia 236 tahun, Amerika belum memiliki presiden perempuan. Tapi Indonesia hanya perlu 56 tahun untuk dipimpin kaum hawa.
Amerika sejatinya hampir mempunyai presiden perempuan pertama. Namun pada pemilu 2008, Hillary Rodham Clinton kalah dari Obama pada konvensi Partai Demokrat. Di kubu Republik, calon wakil presiden Sarah Palin yang berpasangan dengan John McCain kandas saat bertarung dengan pasangan Obama-Joe Biden pada pemilihan empat tahun lalu itu. keduanya tidak berhasil lolos proses kaukus itu.
Meski begitu, Obama masih melirik Hillary clinton. Ia diangkat menjadi menteri luar negeri. Sedangkan Palin tersangkut skandal seks dengan pengawal pribadinya.
(mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya