Menteri Saudi klaim musim haji tahun ini bebas dari wabah penyakit menular
Merdeka.com - Menteri Kesehatan Arab Saudi Taufiq Al-Rabiah mengatakan musim haji tahun ini bebas dari wabah penyakit menular lantaran program kesehatan mengharuskan setiap jemaah diperiksa dan diberi vaksin.
Dikutip dari laman Arab News, Jumat (24/8), Rabiah mengungkapkan 1,6 juta jemaah haji tahun ini sudah diperiksa secara medis saat tiba di Saudi. Sebanyak 360 ribu jemaah Saudi juga divaksinasi polio dan 480 ribu lagi divaksin flu serta meningitis.
Kementerian Kesehatan Saudi menyediakan fasilitas layanan kesehatan bagi para jemaah di 25 rumah sakit berkapasitas 5.000 tempat tidur, 155 ribu klinik kesehatan dan 180 mobil ambulans di samping mobil klinik dan rumah sakit lapangan.
Kemarin jemaah haji dari berbagai penjuru dunia mulai melakukan ibadah lempar jumrah di Mina, termasuk jemaah haji Indonesia.
"Jemaah akan ada di Mina dua sampai tiga hari, tergantung mereka menempuh nafar awal atau sani," ujar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, seperti dilansir Antara, Rabu (22/8).
Konsultan Ibadah Profesor Aswadi mengimbau jemaah Indonesia untuk tidak melakukan jumrah di waktu afdhal atau utama demi keselamatannya. Karena ada risiko fatal akibat berdesakan.
"Berjejalnya jemaah di waktu afdhal dalam beberapa kasus membuat jemaah mengalami luka-luka, bahkan sebagian sampai meninggal, karena jatuh dan terinjak kerumunan," kata Aswadi.
Pada 2015 ribuan jemaah haji tewas akibat terinjak-injak ketika berdesakan di Mina saat akan melempar jumrah. Peristiwa itu menjadi tragedi terburuk dalam sejarah pelaksanaan haji.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya