Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Kesehatan Jerman: Suntikan Vaksin Keempat Diperlukan untuk Lawan Omicron

Menteri Kesehatan Jerman: Suntikan Vaksin Keempat Diperlukan untuk Lawan Omicron Siswa di Jerman lakukan swab test mandiri sebelum memasuki kelas. ©2021 REUTERS/Matthias Rietschel

Merdeka.com - Menteri Kesehatan Jerman Karl Lauterbach mengatakan pada Rabu bahwa vaksinasi keempat akan diperlukan untuk memerangi pandemi virus corona karena keberadaan varian Omicron yang lebih menular.

Dia mengatakan Jerman telah memesan 80 juta dosis vaksin yang dibuat oleh Biontech, yang secara khusus menyasar Omicron. Pesanan tersebut akan tiba pada April atau Mei.

Jerman juga telah memesan empat juta dosis vaksin Novavax yang baru disetujui -yang dipandang lebih dapat diterima oleh orang-orang yang meragukan vaksin- dan 11 juta dosis vaksin baru Valneva, yang sedang menunggu izin pemasaran, kata Lauterbach.

Vaksin Novavax akan tiba di negara itu pada Januari, Lauterbach mengatakan pada konferensi pers.

"Program vaksinasi penguat yang ofensif adalah elemen terpenting kita dalam perang melawan Omicron," kata menteri kesehatan itu, seperti dilansir Antara mengutip Reuters, Rabu (22/12).

Lauterbach memberikan dukungannya di balik mandat vaksin bagi kalangan luas, dengan mengatakan bahwa tanpa perintah wajib vaksin, gelombang infeksi yang akan datang tidak mungkin bisa dikelola dalam jangka panjang.

Menurut Lothar Wieler, kepala Institut Robert Koch Jerman (RKI) untuk penyakit menular, Omicron akan jadi penyebab sebagian besar infeksi virus corona di Jerman dalam waktu tiga minggu.

"Natal jangan sampai menjadi pemicu yang memulai petaka Omicron," kata kepala RKI Lothar Wieler pada konferensi pers yang sama, seraya menambahkan bahwa orang-orang harus membatasi kontak seminimal mungkin.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP