Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menlu Retno tuntut penjelasan Dubes Saudi atas pemboman KBRI Yaman

Menlu Retno tuntut penjelasan Dubes Saudi atas pemboman KBRI Yaman KBRI di Yaman hancur diserang rudal. ©facebook.com/Muhammad Wazier Hidayat

Merdeka.com - Menteri Luar Negeri Retno L.P Marsudi segera meminta penjelasan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Mustafa I.A Mubarak, setelah Kedutaaan Republik Indonesia (KBRI) di Ibu Kota Sana'a, Yaman, hancur karena serangan peluru kendali.

Bom yang menghancurkan 90 persen bangunan itu diduga kuat berasal dari jet tempur Liga Arab, pimpinan Saudi, yang sedang menyerbu gudang pemberontak Houthi.

"Saya melakukan pertemuan dengan Dubes Saudi. Intinya dua. Saya meminta penjelasan mengenai apa yang terjadi 20 April kemarin, saya minta penjelasan dari beliau" ujarnya saat ditemui di sela-sela Konferensi Asia Afrika, Balai Sidan Jakarta, Selasa (21/4).

Retno tidak menjawab, adakah permintaan maaf dari Dubes Mustafa atas serangan udara yang menyasar bangunan diplomatik tersebut.

Namun Indonesia tetap menyesalkan serangan yang berdampak pada kerusakan KBRI tersebut. Soalnya, jauh-jauh hari pemerintah sudah menjelaskan lokasi perwakilan RI di Yaman, tujuannya agar serbuan militer tak sampai menimpa korps diplomatik asing di Sana'a."Sebab 26 Maret lalu Indonesia sudah memberikan info mengenai longitude dan latitude lokasi Indonesia di Sana'a. Baik KBRI maupun Wisma Duta kita sudah berikan koordinatnya," kata Retno.

"Ini merupakan misi diplomatik maka harus dilindungi. Ada kewajiban semua pihak harus melindungi premises diplomatik negara manapun," imbuh menlu.

Dari informasi yang diterima Kementerian Luar Negeri, serangan udara Liga Arab sebetulnya menyasar depot senjata milik pasukan Houthi yang berada di Bukit Faj Attan, dekat distrik Hadda. Di Hadda, terletak Istana Kepresidenan Yaman dan komplek kedutaan besar. Sementara bangunan dituding gudang senjata letaknya satu kilometer dari KBRI.

Merujuk perkembangan terakhir, 37 WNI yang sempat bertahan di KBRI Sana'a pada pukul 04.00 pagi tadi waktu setempat, telah diungsikan ke Kota Hudaidah. Akibat serangan kemarin, 46 warga sipil Yaman tewas.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP