Menlu Pastikan Empat WNI Tewas Saat Gempa Turki
Merdeka.com - Gempa dahsyat berkekuatan 7,8 magnitudo di Turki dan Suriah pada 6 Februari lalu menewaskan lebih dari 40.000 orang. Empat orang korban tewas dalam gempa tersebut merupakan warga negara Indonesia (WNI).
Hal ini dikonfirmasi Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno LP Marsudi, Senin (20/2).
Retno mengatakan sebelumnya ada dua WNI yang terdiri dari seorang ibu dan anaknya yang tewas karena gempa. Lalu baru-baru ini pihaknya mendapatkan laporan ada dua WNI yang tewas.
"(Total korban tewas) empat. Jadi ibu-anak (yang sebelumnya). Lalu yang baru-baru ini yang beberapa hari lalu ditemukan ada dua orang. Jadi sekarang total WNI yang meninggal dunia akibat gempa ada empat," jelasnya kepada wartawan di Istana Kepresidenan.
Retno mengatakan saat ini korban sedang ditangani oleh KBRI Ankara. Kementerian Luar Negeri juga telah menghubungi keluarga korban di Indonesia.
"Yang penting kita sudah berkomunikasi dengan keluarga. Menyampaikan dukacita, menyampaikan kondisinya seperti apa terus kemudian wish-nya keluarga akan seperti apa itu akan kita tangani," paparnya.
Indonesia juga akan kembali mengirimkan bantuan ke Turki dan Suriah pada Selasa (21/2). Mengenai jenis bantuan ini, Retno tidak menjelaskan lebih lanjut.
"Mengenai detailnya harus kita cek karena yang terakhir jenisnya apa dan sebagainya itu harus kita cek. Tapi intinya bahwa besok akan ada keberangkatan bantuan lagi baik ke Turki maupun Suriah," pungkasnya.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya