Menkes Jepang Sebut Vaksin Moderna yang Tercemar Berasal dari Jarum Suntik
Merdeka.com - Menteri Kesehatan Jepang Norihisa Tamura mengatakan adanya benda asing yang ditemukan pada vaksin Covid-19 Moderna Inc (MRNA.O) di prefektur selatan Okinawa disebabkan jarum yang disuntikan ke dalam tabung.
Beberapa vaksin Moderna sementara ditunda pemakaiannya di Okinawa pada Minggu lalu setelah benda asing ditemukan pada botol dan jarum suntik. Tamura mengatakan mungkin jarum salah dimasukkan ke dalam botol, sehingga sedikit merusak sumbat pada karet di botol.
"Apapun alasannya kami mendengar tidak ada masalah keselematan atau yang lainnya," kata Tamura kepada wartawan, seperti dilansir laman Reuters, Rabu (1/9). Menurut dia bukan hal yang tidak lazim bagi benda asing untuk masuk ke dalam tabung vaksin.
"Kami akan melanjutkan mengumpulkan informasi dan melaporkan kembali," kata dia.
Jepang menghadapi lonjakan terbesar penularan Covid-19 selama masa pandemi disebabkan tingginya penyebaran varian Delta.
Upaya mempercepat vaksinasi terhambat karena keterlambatan impor vaksin dan penemuan vaksin Moderna yang tercemar.
Taro Kono, menteri yang bertanggung jawab atas program vaksinasi Selasa lalu mengatakan, dia ingin mempercepat pengiriman vaksin ke berbagai kota yang terpaksa menunda pemesanan karena kekurangan stok vaksin.
Reporter magang: Ramel Maulynda Rachma
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya