Mengenang tragedi 11 September, Obama: Kami tidak akan pernah takut
Merdeka.com - Mengenang tragedi 11 September, Presiden Barack Obama menyebut beberapa poin yang membuat Amerika Serikat terus bisa bersatu. Hal itu diutarakan Obama kemarin dalam pidato mingguan di radio dan internet.
Diberitakan Al Jazeera, Sabtu (10/9), Obama memuji mereka yang berani untuk terus bertahan dan juga mereka para penyelamat yang merespon cepat, serta bekerja keras untuk menjaga keselamatan Amerika Serikat.
"Dalam menghadapi terorisme, bagaimana kita merespon masalah. Kita tidak bisa memberi mereka ruang untuk memecah kita. Kita tidak bisa bereaksi dengan cara mengikis struktur masyarakat kita," katanya.
Tujuan dari mereka adalah membuat orang Amerika ketakutan hingga mengubah cara hidupnya, "Amerika tidak akan pernah menyerah pada ketakutan," tegas Obama.

peringatan tragedi 11 september REUTERS
"Kita adalah pahlawan Amerika yang berlari ke medan tempur, orang biasa yang melumpuhkan para pembajak, keluarga-keluarga yang membuat rasa sakit menjadi harapan," sebutnya.
Tragedi 11 September 2001 sendiri membuat luka abadi bagi warga AS. Hampir 3000 orang tercatat menjadi korban jiwa. Peringatan setiap tahunnya adalah hal wajib untuk mengenang mereka yang menjadi korban.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya