Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mendirikan Proton adalah kesalahan besar Mahathir

Mendirikan Proton adalah kesalahan besar Mahathir Sales Promotion Girl Proton dalam Indonesia International Motor Show 2011. (www.bajingloncat.com)

Merdeka.com - Pendirian perusahaan mobil nasional Malaysia, Proton National Bhd., pada 1983 adalah sebuah kesalahan besar yang harus dibayar mantan Perdana Menteri Mahathir Muhammad.

Itu merupakan pernyataan kolumnis Koon Yew Yin dalam situs www.malaysiakini.com, 30 Mei lalu. Menurut dia miliaran ringgit kas negara yang dikumpulkan dari para pembayar pajak terbuang sia-sia demi menjaga pabrik mobil itu tetap beroperasi.

Proton dua tahun lalu pernah rugi hingga 61 juta Ringgit. Tentu saja warga Malaysia berpikir ulang apakah mereka harus mengakhiri polemik itu dengan menghentikan kegiatan pabrik mobil nasional itu, atau masih ada cara lain buat menyelamatkan proyek cita-cita luhur itu.

Saat pertama kali proyek mobil nasional itu digulirkan oleh Dr. Mahathir Muhammad pada 1983, semua pihak menganggap industri otomotif itu bakal sukses dan menuai untung. Tetapi yang terjadi adalah kebalikannya.

Menurut Koon, akibat Proton di ambang kebangkrutan, masyarakat Malaysia kini harus mulai peduli dan mempertanyakan tentang penggunaan uang setoran pajak yang mereka bayarkan tiap tahun. (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP