Medvedev utus komisi gabungan selidiki hilangnya Sukhoi
Merdeka.com - Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev yang baru terpilih langsung membentuk komisi khusus lintas sektor merespon hilangnya Sukhoi SuperJet-100 di wilayah Gunung Salak, Jawa Barat, kemarin. Tim ini akan segera dikirim ke Indonesia untuk mengungkap penyebab insiden itu.
Kantor berita Rusia RIA Novosti, Kamis (10/5), melaporkan komisi ini bakal dipimpin oleh Menteri Industri dan Perdagangan Yury Slyusar. Anggota komisi khusus ini melibatkan staf kementerian luar negeri dan Persatuan Produsen Pesawat Udara Rusia.
Meski demikian, belum ada informasi berapa banyak total anggota komisi yang akan dikirim ke Indonesia itu.
Pesawat Sukhoi SuperJet 100 kemarin sedang mengadakan unjuk kebolehan sebagai rangkaian pertunjukan keliling (road show) yang dilakukan oleh maskapai penerbangan Sukhoi Civil Aircraft di sejumlah negara di Asia Tenggara dan Asia Tengah. Pesawat itu mengangkut 42 penumpang gabungan warga Indonesia dan asing, serta awak pesawat 8 warga Rusia.
Sukhoi SuperJet-100 ini hilang kontak dengan menara pengawas pada pukul 14.33, dengan koordinat terakhir 6 derajat 43' o8 Lintang Selatan dan 106 derajat 43' 15 Bujur Timur atau sekitar wilayah Gunung Salak, Jawa Barat. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya